Internet

Menangkal Hoax Corona Virus

Pinterest LinkedIn Tumblr

Bloghobi.com – Corona Virus menjadi wabah Nasional saat ini di Indonesia, bahkan sampai dengan saat ini, 24 Maret 2020 jumlah penyebaran virus corona di Indonesia mencapai angka 579 sesuai data dari situs Covid19.go.id (web resmi pemerintah Indonesia per tanggal 23/3/2020).

Ditengah hiruk pikuk Corona Virus ini, dimana para dokter, perawat berjuang untuk mengobati pasien terjangkit Corona Virus, pemerintah sibuk mentracking orang yang berpotensi terjangkit corona, para publik figur terus gencar mensosialisasikan pencegahan penyebaran Corona Virus, sebaliknya ada segelintir orang yang malah sibuk menyebarkan HOAX tentang Corona Virus di Indonesia.

Siapa Penyebar Hoax?

Penyebar hoax ini nggak tau datangnya dari planet mana, yang pasti mereka adalah orang-orang yang kurang kritis dalam menangkap informasi, tidak mengerti kegelisahan sebagian besar masyarakat Indonesia saat ini, dan pendosa! (karena menyebarkan kebohongan, kemudian kebohongan tersebut terus menyebar).

Mereka yang berpotensi menjadi penyebar hoax Corona Virus,

  1. Anak muda. Penguasa dunia gadget yang hidup keseharian mereka tak lepas dari smartphone, hampir seluruh aplikasi sosial media ada di smartphone mereka.
  2. Ibu-Ibu. Sosialista yang gemar berbagi informasi yang menurut mereka benar tanpa melakukan pengecekan kebenaran informasi yang di share.

Siapa Korbannya?

Potensial korban Hoax tentang Corona Virus yang paling rentan adalah kaum ibu-ibu tua yang kurang mengerti teknologi, mereka dapatkan hoax Corona Virus dari group WhatsApp arisan mereka, atau anak muda labil yang kurang kritis dalam menerima informasi dari group sekolah mereka.

Pada intinya, semua kalangan rentan terpapar hoax Corona Virus akibat mudahnya informasi tersebar luaskan dari group WhatsApp, Status Facebook, Instagram Story.

Akibat Hoax Corona

Sangat besar dampaknya, bahkan bisa menghambat pemerintah dalam menangani wabah corona virus yang sebenarnya. Selain itu ada hoax-hoax corona virus yang membuat Masyarakat justru bertambah panik dan gelisah. Contohnya informasi seperti berikut ini yang saya dapatkan dari Group WhatsApp saya.

Baca juga  Mencoba 3 Aplikasi Penghasil Duit Gratis di Playstore
contoh hoax dari group WA

Bunyi pesan WhatsApp nya sebagai berikut “Tanti Herawati dan Mardan Darwin, si Tantinya meninggal barusan.. tadi malam suaminya mau dijemput paksa lari duluan, suaminya bilang mau disebar biar jangan keluarganya aja yang terinfeksi.. sekarang lagi buron, Buron Covid-19”.

Corona Virus sangat mengerikan, tetapi Corona Virus + Hoax = Sangat mengerikan kuadrat.

Lindungi diri dari Hoax Corona

Sekarang, bagaimana kita melindungi diri kita dan orang terdekat kita agar tidak terkena korban Hoax tersebut.

  1. Pastikan informasi yang didapatkan valid, bagaimana caranya? lihat sumbernya. Pastikan informasi tersebut berasal dari situs resmi pemerintah, misalnya covid19.go.id, corona.jakarta.go.id, setiap situs berakhiran go.id pasti milik pemerintah.
  2. Cari di Google, Buka Situs Terpercaya, Jika informasi tersebut tidak ada pada situs resmi pemerintah, gunakan google pencarian, cari materi terkait informasi yang anda dapatkan, pilih situs terpercaya yang ada di Indonesia, seperti detik.com, kompas.com, tempo.co, republika.co.id dll. Pastikan referensi anda lebih dari 1 situs terpercaya untuk lebih meyakinkan.

Sebagai contoh, saya mencari berita tentang kebenaran informasi pada screenshot WhatsApp diatas, maka saya gunakan pencarian dengan kata kunci “Mardan Darwin” di Google, hasilnya…

Setelah saya klik pada link pada berita teratas dari Ivorynews.co.id maka saya mendapatkan informasi yang bertolak belakang dengan informasi yang saya dapatkan dari Group WA sebelumnya.

Kemudian, karena kejadian ini didaerah sumatera utara berdasarkan informasi yang didapatkan dari istus Ivorynews.co.id, maka kita teliti lebih dalam, dan ketemulah infomasi akurat dari pihak Polres Binjai.

Kita yang Menyebarkan Informasi

Hati-hati, kritis, periksa terlebih dulu hal-hal yang ingin kita share terkait Corona Virus, jangan serampangan share informasi dan berita-berita berkaitan dengan Corona Virus saat ini.

Bisa jadi kita berniat baik share informasi, tetapi justru salah informasi akan membuat orang lain menjadi ketakutan

Mari kita bijak dalam menggunakan sosial media.

4 Comments

  1. Di grup family ku juga ada yang rajin share². Tapi kebanyakan jadi kayak pesan berantai gitu. Kadang kesal karena bingung itu berita bener atau engga.

    Makasi infonyaa yaa

  2. Aku suka gemes dgn org2 kurang kerjaan yg nyebar hoax. Apa sih ya untungnya. Kalaupun mereka dibayar, uangnya gak berkah.

  3. Memang itu ya hoax buat kesal tapi sebagai pengguna internet kita mah harus pandai memilah berita jangan asal menerimanya

  4. emang prah banget orang2 yg nyebarin hoax ditengah wabah seprti ini. disaat nakes dan semua orang lagi berjuang melawan korona, mereka sibuk nyebarin hoax. KESAL gua!

Write A Comment