Islam

5 Keistimewaan Bulan Ramadhan

dilengkapi Dalil
Pinterest LinkedIn Tumblr

Alhamdulillah hari ini kita memasuki sebuah bulan yang kita tunggu, sebuah bulan yang menjadi tamu agung bagi kaum muslimin. Bulan yang mulia, bulan dimana Al-Qur’an diturunkan oleh Allah Subhanahu wa Ta’ala kepada hamba-hamba-Nya dan menjadi petunjuk bagi hamba-hamba-Nya. Berikut ini 5 Keistimewaan Bulan Ramadhan yang bisa kita Raih bersama.

Bulan Ramadhan

Bulan yang didalamnya terdapat malam lailatul qadar, malam yang lebih mulia daripada 1000 bulan, malam yang apabila seorang beribadah di dalamnya, Allah Subhanahu wa Ta’ala menjanjikan pahala yang lebih besar daripada apabila dia beribadah selama 1000 bulan.

Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman:

شَهۡرُ رَمَضَانَ ٱلَّذِيٓ أُنزِلَ فِيهِ ٱلۡقُرۡءَانُ هُدٗى لِّلنَّاسِ وَبَيِّنَٰتٖ مِّنَ ٱلۡهُدَىٰ وَٱلۡفُرۡقَانِۚ

“Bulan Ramadhan adalah (bulan) yang di dalamnya diturunkan Al-Qur’an, sebagai petunjuk bagi manusia dan penjelas berupa petunjuk dan pembeda (antara yang benar dan yang batil).” (QS Al-Baqarah:185)

Maka bulan Ramadhan adalah bulan yang sangat mulia bulan yang sangat agung bagi kaum muslimin. Nabi shallallahu ‘alayhi wa sallam bersabda:

إِذَا جَاءَ رَمَضَانُ فُتِّحَتْ أَبْوَابُ الْجَنَّةِ وَغُلِّقَتْ أَبْوَابُ النَّارِ وَصُفِّدَتِ الشَّيَاطِينُ

”Apabila datang Ramadhan tiba, pintu surga dibuka, pintu neraka ditutup, dan syaithan pun dibelenggu.” (Hadits shahih riwayat Al-Bukhari no 3277 dan Muslim no 1079, dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu)

Para ulama menjelaskan bahwa dibukanya pintu surga ini hakiki, yaitu dibuka pintu surga yang telah Allah janjikan bagi orang-orang yang bertakwa.

Demikian pula bisa dipahami dibuka pintu surga yaitu dibukanya pintu amal kebaikan yang sangat banyak.

Allah Subhanahu wa Ta’ala melipatgandakan amalan orang-orang yang beramal dibulan ini dan sangat banyak ibadah-ibadah yang bisa kita lakukan di bulan ini.

Demikian pula kata Nabi shallallahu ‘alayhi wa sallam,

وَغُلِّقَتْ أَبْوَابُ النَّارِ

“Dan ditutup pintu-pintu neraka.” 

Demikian pula ditutup pintu neraka secara hakiki, demikian pula di bulan mulia ini orang-orang menjadi sulit untuk berbuat maksiat, menjadi sulit untuk berbuat keburukan sebagaimana di bulan-bulan lainnya, dia berpuasa dia mengerjakan ibadah-ibadah kondisi lingkungan tidak memungkinkan dan seterusnya.

وَصُفِّدَتِ الشَّيَاطِينُ

“Demikian pula syaithan-syaithan dibelenggu.”

Sehingga mereka yang biasanya menggoda bani Adam (menggoda manusia) syaithan-syaithan besar ini dibelenggu oleh Allah Subhanahu wa Ta’ala. Sehingga mereka tidak bisa lagi menggoda bani Adam.

5 Keistimewaan Bulan Ramadhan

Sahabat…..

Dalam hadits lain yang diriwayatkan oleh Imam Ahmad, Nabi shallallahu ‘alayhi wa sallam menyebutkan,

أُعْطِيَتْ أُمَّتِي خمسَ خِصَالٍ في رَمَضَانَ لَمْ تُعْطَهُنَّ أمَّةٌ من الأُمَمِ قَبْلَهاَ

Baca juga  9 Adab Wajib dan Sunnah Berpuasa

“Di bulan Ramadhan umatku diberi lima keistimewaan yang tidak diberikan kepada umat-umat sebelumnya.”

Apa itu Keistimewaan Bulan Ramadhan?

Rasulullah shallallahu ‘alayhi wa sallam mengatakan:

خُلُوْفُ فَمِ الصَّائِمِ أَطْيَبُ عِنْدَ اللهِ مِنْ رِيْحِ اْلمِسْكِ

“Bau mulut orang yang berpuasa di hadapan Allah lebih baik dari pada minyak misk.”

Harum mulut orang yang berpuasa

Karena puasa merupakan ibadah kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala, bau mulut tersebut terjadi karena seseorang berpuasa di jalan Allah Subhanahu wa Ta’ala. Walaupun di sisi manusia mulutnya bau tetapi disisi Allah lebih harum daripada misk. Karena itu hasil ibadah kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala.

وَتَسْتَغْفرُ لَهُمْ اْلمَلاَئِكَةُ حَتىَّ يُفْطِرُوْا

“Orang-orang yang berpuasa semuanya dimintakan ampunan oleh para malaikat  hingga mereka berbuka.”

Subhanallah.

Dimintakan ampunan oleh malaikat!

Seorang dimintakan ampun oleh seorang kiai, oleh seorang ulama saja senang, apalagi dimintakan ampun oleh malaikat Allah Subhanahu wa Ta’ala. Makhluk Allah yang tidak pernah bermaksiat kepada Allah, makhluk Allah yang dekat kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala.

Kemudian kata Nabi shallallahu ‘alayhi wa sallam,

وَيُزَيِّنُ اللهُ لَهُمْ كُلَّ يَوْمٍ جَنَّتَهُ، ثُمَّ يَقُوْلُ : يُوْشِكُ عِبَادِيْ الصَّائِمُوْنَ أَنْ يُلْقُوْا عَنْهُمْ الْمَئُونَةَ وَاْلأَذَى وَيَصِيْرُوْنَ إِلَيْكَ.

“Setiap hari di bulan Ramadhan Allah memperindah surga untuk orang-orang yang berpuasa. Kemudian Allah berfirman: “Para hamba-Ku yang melakukan puasa hampir menemukan hasil dan jerih payahnya hingga sampai kepadamu (wahai surga).”

Keindahan Surga bagi yang Berpuasa

Seandainya kira mendapatkan berita, bahwa kita mendapatkan sebuah rumah dan rumah tersebut sedang dihias oleh presiden. Maka kita akan berbahagia dan bangga dan pasti kita mengharapkan rumah yang indah. Betapa tidak, yang menghias rumah adalah presiden.

Allah Subhanahu wa Ta’ala yang menghias jannah bagi seorang yang berpuasa.

Ampunan di Akhir Malam Bulan Ramadhan

وَيَغْفِرُ لَهُمْ فِيْ آخِرِ لَيْلَةٍ

“Dan di akhir malam bulan Ramadhan Allah memberikan ampunan.”

 قِيْلَ : يَا رَسُوْلَ اللهِ : اَهِيَ لَيْلَةُ اْلقَدَرِ ؟

Kemudian Rasulullah shallallahu ‘alayhi wa sallam ditanya, “Apakah itu malam Lailatul Qadar?”.

Malam Lailatul Qadar

 قَالَ : لاَ ، وَلَكِنَّ  الْعَامِلَ إِنَّمَا يُوَفَّى أَجْرُهُ إِذَا قَضَى عَمَلَهُ

Beliau menjawab: “Tidak demikian, ada ampunan lain yang Allah berikan di akhir bulan Ramadhan karena Nabi shallallahu ‘alayhi wa sallam mengqiyaskan seorang pekerja akan diberikan upahnya apabila dì telah menyelesaikan pekerjaannya.”

Demikianlah Allah akan memberikan ampunan kepada hambaNya di bulan Ramadhan.

Demikian semoga bulan mulia ini bisa kita lewati dengan sebaik-baiknya, bulan mulia ini bisa kita manfaatkan dengan seoptimal mungkin.

Oleh Ustadz Amrullah Akadhinta, S.T. via Bimbingan Islam

Write A Comment