Sebulan Bersama Kubuntu 18.04 LTS pada Laptop Acer 4739 Jadul

Setelah memutuskan untuk migrasi dari Windows ke Linux karna Wifi Sering Error Saat Update dan berbagai alasannya, akhirnya saya putuskan untuk tetap menggunakan Linux selama laptop ini masih menyala, kecuali kalau beli laptop baru yang sudah Include dengan Windows Ori.

Bicara linux, tidak jauh dari Ubuntu, karena Ubuntu salah satu Distro Linux terpopuler dari dulu hingga saat ini, jika dilihat dari situs distrowatch, maka ubuntu selalu masuk 5 besar Distro Linux terpopuler.

Distrowatch Ubuntu

Kalau gitu, kenapa tidak menggunakan MX Linux, Linux Mint atau Manjaro?

Di Indonesia, untuk pengguna laptop standard seperti saya, yang kebutuhannya hanya sekedar menulis, browsing, blogging, buka youtube, pilihan saya jatuh pada Ubuntu karena namaya lebih populer ditelinga orang awam seperti saya. 😀

Macam-Macam Distro Linux

Saat pertama kali mengenal Linux, saya bingung kok banyak sekali Sistem Operasi yang dikembangkan dari Linux (Linux Distro), bahkan sempat bimbang dari Windows mau migrasi ke Distro yang mana.

Setelah browsing-browsing dan mencari informasi disana sini, maka jatuhlah pada Ubuntu.

Ubuntu Flavors

Nah, setelah jatuh pilihan kepada Ubuntu, ternyata masih harus memilih beberapa Ubuntu flavours (model sistem operasi yang dikembangkan dari Ubuntu) yang tepat untuk Laptop jadul Acer 4739 yang saat ini saya pake.

Ubuntu Flavours

dari 7 Ubuntu Flavours diatas, saya sudah mencoba 3 diantarnya (Xubuntu, Lubuntu dan Kubuntu) yang saat ini saya masih betah menggunakan Kubuntu. Saat menggunakan Xubuntu, saya sedikit bingung dan harus menyesuaikan dengan tampilan antarmukanya yang berbeda dari Windows, karena saya sudah 10 tahun menggunakan Windows. Sedangkan Lubuntu dibuat agar ringan saat dijalankan sehingga harus mengorbankan tampilannya, karena tampilannya inilah saya tidak betah, kurang bisa di otak-atik, kurang elegant.

Kubuntu 18.04

Dari penampilan, OS yang dikembangkan dari Ubuntu ini sangat elegant, saya suka saya suka ✌ selain penggunaan yang ringan, Kubuntu juga tetap mengedepankan tampilan antarmukanya.

RAM Usage Kubuntu

CPU dan RAM Usage Kubuntu

Dengan tampilan yang sangat keren, Kubuntu hanya membutuhkan RAM 700mb-an saja, sangat berbeda tentunya saat saya masih menggunakan Windows 10.

Desktop dan Applications Launcher

Desktop didominasi warna hitam elegan dengan banyak pilihan kustomasi, taskbar mirip seperti windows ada dibagian bawah. Sedangkan menu start (Appliaction Launcher) sangat smooth dengan efek pop up keatas.

Dekstop Kubuntu

Application Launher

Application Launcher Kubuntu

Dibagian taskbar bawah kanan, ada icon baterai, volume, waktu, network...

File Manager

Dolphin namanya, kalau windows terkenal dengan Windows Explore, nah kubuntu dikenal dengna Dolphin.

Dolphin File Manager Kubuntu

Tampilannya sangat mirip dengan Windows, walau tidak 100%, tetapi antarmukanya boleh dibilang sangat keren, saya pribadi puas dengan tampilannya. Super ringan untuk laptop jadul ini.

Applikasi (Discover)

Ada applikasi yang namanya Discover, dengan aplikasi ini, kamu bisa mencari berbagai aplikasi gratisan yang bisa satu kali klik langsung tersintall di Laptop, semacam Play Store di Andoid lah..

Discover Kubuntu

Jadi tidak perlu repot-repot lagi nyari aplikasi bajakan, karna yang gratisan sudah tersedia, lalu bagaimana kalau tidak ada disini? maka silahkan browsing di google untuk aplikasi yang kamu inginkan.

Penggunaan Baterai

Berikut statistik penggunaan baterai laptop saya, realnya biasa saya bisa menggunakan laptop saya dengan power baterai 2-3 jam.

Baterai Kubuntu

Yang saya rasakan, penggunaan energi pada kubuntu ini lebih hemat karena CPU dan RAM Usage nya lebih kecil, selain itu ada pengaturan brightness (pencahayaan) yang dapat dimaksimalkan untuk daya tahan baterai, selama menggunakan Kubuntu, saya selalu setel pada level brightness terendah.

Kesimpulan

Nah, pada kesimpulannya, Kubuntu ini saya rekomendasikan bagi kamu yang menggunakan Laptop sekedar untuk Browsing, Blogging, Menulis, Keperluan Office. Selain tampilan antarmuka yang keren, Penggunaan resource pada Kubuntu juga kecil.

Tapi.......

Kita tau bahwa tidak semua aplikasi yang ada pada windows, tersedia pada Linux (Ubuntu Flavours) sehigga kamu harus berjuang dengan Aplikasi alternatif yang tidak populer. Untuk game, jangan ditanya, sangat tidak direkomendasikan bagi gamer untuk menggunakan Linux.

Posting Komentar